• HOME
  • DUNIA
  • Tiga Jam Bertemu Erdogan, Uni Eropa Siap Perkuat Kerja Sama Ekonomi Dan Imigrasi

Tiga Jam Bertemu Erdogan, Uni Eropa Siap Perkuat Kerja Sama Ekonomi Dan Imigrasi


Laporan : RMOLNETWORK
Rabu, 7 April 2021 - 11:34

Presiden Turki Erdogan bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Michel dan Presiden Komisi Eropa von der Leyen di Ankara/Net

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima kunjungan resmi dua pejabat tinggi Uni Eropa di Ankara pada Selasa (6/4) waktu setempat. Dua pejabat tinggi tersebut adalah kepala Dewan Uni Eropa Charles Michel dan kepala Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen.

Pertemuan Erdogan dan kedua petinggi Uni Eropa itu terjadi di tengah tanda-tanda peningkatan hubungan antara Turki dan UE.
Anadolu Agency melaporkan, usai pertemuan yang berlangsung selama hampir tiga jam itu, Michel mengatakan dalam konferensi pers bahwa Uni Eropa siap untuk menyajikan agenda konkret untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan imigrasi, dan hubungan antar-masyarakat.

Dia menambahkan bahwa UE mengakui pentingnya hubungan strategis yang saling menguntungkan dan positif dengan Turki serta keamanan dan stabilitas di Mediterania Timur.
Sementara Leyen menekankan bahwa kunjungan itu dimaksudkan untuk memberikan dorongan bagi hubungan Turki-UE, menambahkan bahwa bidang kerja sama yang saling menguntungkan tercakup selama pertemuan mereka dengan Erdogan.

Memperhatikan bahwa Turki saat ini menampung 4 juta pengungsi, Leyen menggarisbawahi bahwa Brussel akan terus memberikan bantuan kepada mereka, serta negara tuan rumah mereka.
Merujuk pada hubungan ekonomi timbal balik yang intens dari kedua belah pihak, dia menunjukkan bahwa UE adalah mitra ekspor dan impor nomor satu Turki.

"Brussel dan Ankara akan terus menghadapi tantangan saat ini dalam menerapkan Serikat Pabean mereka dan akhirnya mulai bekerja memperbaruinya," kata Leyen mengacu pada kesepakatan perdagangan 1995 antara Turki dan blok itu.

Leyen mengatakan pertemuan dengan Erdogan diadakan dalam suasana yang tulus dan menyuarakan niat untuk membangun hubungan yang lebih baik.
Namun, dia mengatakan pihaknya masih dalam tahap awal dari upaya ini, menambahkan bahwa beberapa minggu dan bulan mendatang akan menunjukkan seberapa besar kemajuan yang mungkin dicapai.

Sependapat dengan Leyen tentang sifat hubungan multi-dimensi dan luas antara Turki dan UE, Michel mengatakan upaya untuk memperdalam kerja sama dengan Ankara di bidang ekonomi, imigrasi, dan hubungan antar-masyarakat akan berlanjut secara bertahap dan proporsional.

Dia juga menyatakan penghargaan atas upaya Turki untuk menampung pengungsi dan menggemakan kembali kata-kata Leyen bahwa UE harus terus memberikan bantuan kepada Turki dalam konteks ini.

Michel juga mencatat bahwa kekhawatiran UE tentang supremasi hukum di Turki telah disampaikan kepada Presiden Erdogan selama pertemuan tersebut.
Sebelum bertemu Erdogan, Ketua Dewan Uni Eropa itu juga telah melakukan pertemuan dengan duta besar AS untuk Turki pada Senin malam.

Menurut sumber UE yang berbicara tanpa menyebut nama, AS dan UE memiliki sejumlah kekhawatiran tetapi sama-sama sepenuhnya selaras pada kebutuhan akan lingkungan yang stabil dan aman di Mediterania Timur, dan tentang hubungan yang positif dan saling menguntungkan antara UE dan Turki.

"Washington dan Brussel sepakat bahwa terserah Turki untuk memanfaatkan peluang itu," kata sumber itu. 


EDITOR :